Blockped

261

Pengadilan Tolak Upaya Pengembang Kripto Hindari Hukum Pengiriman Uang

Pengadilan Texas baru saja membatalkan gugatan yang diajukan oleh pengembang kripto Michael Lewellen. Lewellen sebelumnya meminta kepastian hukum (declaratory judgment) agar perangkat lunaknya, Pharos—sebuah platform donasi crowdfunding—tidak dijerat oleh undang-undang pengiriman uang.

Poin-Poin Utama dari Putusan:

  • Alasan Penolakan: Hakim Reed O’Connor membatalkan kasus ini karena menilai Lewellen gagal membuktikan adanya ancaman penuntutan hukum yang nyata dan mendesak.

  • Peran Memo DOJ: Hakim merujuk pada memo Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang menyatakan bahwa mereka tidak akan menargetkan bursa kripto, layanan mixing, atau dompet luring (offline wallets) atas pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna akhir mereka.

  • Perbedaan dengan Kasus Lain: Lewellen sempat menggunakan kasus penahanan pendiri Tornado Cash dan Samourai Wallet sebagai bukti adanya ancaman nyata bagi pengembang. Namun, Hakim O’Connor menegaskan bahwa kasus-kasus tersebut murni berakar pada tindak pidana pencucian uang secara sadar, berbeda dengan Pharos yang diklaim hanya memfasilitasi bisnis donasi yang sah.

Reaksi Industri dan Langkah Selanjutnya: Meskipun gugatan ditolak, status pembatalan ini bersifat without prejudice, yang berarti Lewellen masih bisa mengajukan kembali gugatannya dengan beberapa perbaikan.

Lewellen dan Peter Van Valkenburgh dari Coin Center (kelompok advokasi kripto yang mendukung gugatan ini) menyatakan kekecewaan mereka. Mereka berpendapat bahwa memo DOJ yang tidak mengikat secara hukum bukanlah pengganti kepastian hukum yang riil. Sebagai solusi jangka panjang, mereka kini mendesak Kongres AS untuk segera mengesahkan Undang-Undang Kepastian Regulasi Blockchain 2026 guna melindungi para pengembang perangkat lunak non-custodial.

Picture of pediadmin

pediadmin

You may also like