Blockped

gemini1

Paradigm Ekspansi ke AI dan Robotika dengan Dana Baru Senilai $1,5 Miliar

Poin-Poin Utama:

  • Dana Baru untuk Teknologi Mutakhir: Perusahaan modal ventura kripto, Paradigm, sedang mengumpulkan dana segar sebesar $1,5 miliar (sekitar Rp24 triliun) yang ditargetkan untuk investasi di bidang Kecerdasan Buatan (AI), robotika, dan teknologi canggih lainnya.
  • Kripto Tetap Menjadi Prioritas: Ekspansi ini bukan berarti mereka meninggalkan dunia kripto. Paradigm akan menggunakan tim teknis yang ada saat ini untuk menangani portofolio teknologi baru tersebut agar tidak kehilangan peluang investasi yang menguntungkan.
  • Potensi Kolaborasi Kripto dan AI: Co-founder Paradigm, Matt Huang, menekankan bahwa AI dan kripto bukanlah musuh yang saling menjatuhkan (zero-sum game). Keduanya justru memiliki potensi integrasi yang besar, misalnya dalam konsep pembayaran yang dieksekusi oleh agen AI otonom (agentic payments).

Ringkasan Artikel:

Berbasis di San Francisco dengan total aset kelolaan mencapai $12,7 miliar, Paradigm telah lama dikenal sebagai raksasa investasi di dunia Web3. Mereka pernah mencetak sejarah dengan meluncurkan dana kripto terbesar senilai $2,5 miliar pada tahun 2021, serta dana tambahan sebesar $850 juta pada awal 2024. Namun, kini mereka mulai memperluas cakrawala investasi mereka.

Ketertarikan Paradigm terhadap AI sebenarnya sudah tercium sejak 2023. Saat itu, mereka sempat menghapus beberapa istilah spesifik tentang kripto dan Web3 dari situs web mereka, yang sempat memicu rumor bahwa perusahaan tersebut beralih fokus (pivot) ke AI. Matt Huang membantah rumor tersebut dengan menegaskan komitmen mereka pada kripto, namun ia juga mengakui bahwa perkembangan AI terlalu menarik untuk dilewatkan begitu saja.

Bukti nyata dari ketertarikan ini terlihat pada awal bulan ini, di mana Paradigm berkolaborasi dengan OpenAI merilis EVMbench, sebuah standar evaluasi baru untuk melihat seberapa baik model AI mendeteksi dan menambal celah keamanan pada smart contract.

Langkah ekspansi Paradigm ini sangat masuk akal jika melihat tren pasar saat ini. Menurut data OECD, pada tahun 2025 lalu, pendanaan modal ventura global sangat didominasi oleh sektor AI. Sebanyak $258,7 miliar atau 61% dari total seluruh pendanaan modal ventura mengalir ke perusahaan-perusahaan AI, dengan Amerika Serikat sebagai penerima pangsa pasar terbesar.

Picture of pediadmin

pediadmin

You may also like