Blockped

162

Vitalik Buterin Usulkan Pembaruan untuk Sederhanakan Operasional Node Ethereum

Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini mengajukan proposal (atau pull request) untuk menyederhanakan proses pengaturan node di jaringan Ethereum. Ia ingin menggabungkan program backend dari Beacon Chain (lapisan konsensus dan staking) dengan lapisan eksekusi protokol ke dalam satu struktur kode yang terpadu.

Langkah ini diambil untuk mewujudkan visi “kedaulatan mandiri” (self-sovereign), di mana pengguna biasa dapat menjalankan node mereka sendiri dengan pengalaman yang jauh lebih mudah dan praktis.

Berikut adalah poin-poin utama dari inisiatif ini:

1. Mengatasi Kerumitan Teknis Saat Ini

Saat ini, operator node Ethereum (validator) harus menjalankan dua program terpisah. Keduanya membutuhkan pengaturan dan sinkronisasi khusus agar data dari lapisan konsensus dan eksekusi dapat berkomunikasi. Kerumitan teknis ini sering kali menghalangi pengguna biasa untuk berpartisipasi secara langsung, memaksa mereka bergantung pada penyedia layanan pihak ketiga.

Buterin dengan tegas menolak anggapan bahwa menjalankan node harus menjadi tugas rumit yang hanya bisa dilakukan oleh profesional TI (DevOps).

“Menjalankan infrastruktur Ethereum Anda sendiri harus menjadi hak dasar setiap individu dan rumah tangga,” ungkap Buterin. Ia menambahkan bahwa node seharusnya dirancang agar mudah digunakan, bahkan bagi mereka yang memiliki perangkat keras memadai namun tidak punya banyak waktu luang.

2. Upaya Desentralisasi Melalui Node Semi-Stateless

Kerumitan teknis dan tingginya syarat perangkat keras telah memicu kekhawatiran terkait sentralisasi di jaringan kontrak pintar seperti Ethereum. Kapasitas penyimpanan (disk space) sering kali menjadi kendala utama karena jaringan terus menghasilkan data dalam jumlah besar.

Untuk mengatasi ini, pada Mei 2025 lalu Buterin telah mengusulkan konsep node semi-stateless. Node jenis ini tidak perlu menyimpan seluruh riwayat blok secara penuh, melainkan hanya menyimpan data yang benar-benar dibutuhkan oleh operator. Hal ini secara signifikan dapat memangkas biaya perangkat keras dan kebutuhan penyimpanan data.

3. Ancaman Sensor dari Penyedia Layanan Pihak Ketiga

Buterin juga memperingatkan bahaya dari struktur pasar yang terlalu didominasi oleh segelintir penyedia Remote Procedure Call (RPC). Ketergantungan ini menciptakan risiko sensor yang tinggi, di mana penyedia RPC bisa saja memblokir pengguna atau bahkan seluruh negara dari akses ke jaringan.

4. Dukungan Pendanaan Pribadi

Sebagai bentuk komitmen, pada akhir Januari lalu Buterin menyatakan telah menyisihkan 16.384 ETH (senilai sekitar $45 juta) dari kekayaan pribadinya. Dana ini akan disalurkan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan untuk mendukung teknologi yang menjaga privasi, perangkat keras sumber terbuka (open hardware), dan perangkat lunak yang aman. Langkah ini diambil di tengah masa “penghematan ringan” yang sedang dijalankan oleh Ethereum Foundation.

Picture of pediadmin

pediadmin

You may also like