Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan ketangguhannya dengan mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak September 2025. Mata uang kripto utama ini berhasil melawan arus tren pasar global yang sedang menghindari risiko akibat memanasnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran.
Berikut adalah poin-poin utama dari pergerakan Bitcoin saat ini:
-
Lonjakan Harga: Harga BTC naik lebih dari 7% dalam sepekan ke kisaran $70.625, berbanding terbalik dengan indeks S&P 500 yang justru melemah 1,60%.
-
Potensi Pembelian Besar-besaran: Berdasarkan data dari STRC.LIVE, perusahaan Strategy diperkirakan berhasil menghimpun dana segar sebesar $776 juta melalui penjualan instrumen STRC minggu ini. Dana tersebut berpotensi digunakan untuk memborong lebih dari 11.000 BTC.
-
Dukungan Aliran Dana ETF: Di saat yang sama, ETF Bitcoin spot di AS juga mencatatkan aliran dana masuk yang fantastis, mencapai $767 juta selama lima hari perdagangan berturut-turut.
Sejarah Membuktikan: Kripto Tahan Banting Terhadap Krisis
Secara historis, Bitcoin sering kali mengalami penurunan sesaat pada awal pecahnya konflik geopolitik besar, namun selalu diikuti dengan reli harga yang jauh lebih tinggi.
Pola ini terlihat pada beberapa kejadian penting:
-
Februari 2022: Invasi Rusia ke Ukraina memicu aksi jual awal, namun BTC kemudian melesat naik hingga 40%.
-
Juni 2025: Serangan Israel terhadap Iran menyebabkan harga turun sementara, namun Bitcoin kembali bangkit dan naik 25% dalam dua bulan berikutnya.
-
Januari 2020: Ketegangan AS-Iran usai tewasnya Jenderal Qasem Soleimani membuat BTC sempat anjlok sebelum akhirnya meroket lebih dari 50%.
Melihat sejarah ini, model makroekonomi mengisyaratkan bahwa Bitcoin memiliki potensi eskalasi harga untuk menembus level $100.000 dalam beberapa bulan ke depan.
Waspada Jebakan Pasar: Risiko Bear Flag ke $51.000
Meskipun sentimen positif menguat, risiko penurunan tetap membayangi grafik teknikal Bitcoin. Terbentuknya pola bear flag (bendera bearish) meningkatkan kemungkinan terjadinya bull trap (jebakan bagi pembeli).
Pola ini biasanya berakhir dengan penurunan tajam jika harga menembus batas bawahnya. Saat ini, pergerakan naik Bitcoin mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan karena tertahan di batas atas pola bendera tersebut, yang juga bertepatan dengan rata-rata pergerakan eksponensial 50-hari (EMA 50) di sekitar $72.750.
Jika Bitcoin gagal bertahan dan menembus ke bawah, analisis dari pola bear flag memproyeksikan target penurunan harga hingga ke level $51.000.









