Blockped

image_2026-03-12_132559841

Prime Broker Dorong Akses Wall Street ke Prediction Market

Beberapa prime broker di Amerika Serikat mulai berupaya memberikan akses kepada klien institusional mereka ke pasar prediksi, yang dalam setahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat. Prime broker sendiri merupakan lembaga keuangan yang menyediakan berbagai layanan bagi hedge fund dan investor institusional.

Menurut laporan Bloomberg, eksekutif dari Clear Street dan Marex Group mengonfirmasi bahwa perusahaan mereka berencana membuka akses klien ke pasar prediksi milik Kalshi dalam waktu dekat.

Clear Street, yang memiliki valuasi lebih dari 12 miliar dolar, diperkirakan menjadi perusahaan pertama yang menawarkan layanan tersebut. CEO perusahaan, Ed Tilly, menyatakan bahwa transaksi pertama di platform Kalshi kemungkinan dapat diselesaikan pada akhir Maret.

Sementara itu, Marex yang bernilai sekitar 2,6 miliar dolar diperkirakan akan menyusul dalam beberapa bulan berikutnya. Kepala divisi global clearing Marex, Thomas Texier, mengatakan pihaknya melihat minat besar dari institusi keuangan besar yang ingin memanfaatkan peluang di pasar prediksi.

Menurutnya, dalam beberapa minggu terakhir banyak hedge fund besar yang menanyakan apakah Marex dapat memberikan akses ke pasar tersebut. Selain untuk investasi, perusahaan juga mempertimbangkan penggunaan prediction market sebagai alat lindung nilai (hedging) bagi posisi mereka sendiri.

Adopsi institusional diperkirakan meningkat

CEO Kalshi, Tarek Mansour, menyebut bahwa partisipasi institusi kemungkinan akan meningkat signifikan pada 2026. Dalam unggahannya di LinkedIn, ia menjelaskan bahwa prediction market memiliki kegunaan besar sebagai sumber data untuk memperkirakan kejadian di masa depan sekaligus sebagai alat manajemen risiko investasi.

Ia menilai bahwa sektor ini tidak lagi hanya digunakan oleh pengguna awal (early adopters), tetapi mulai berkembang menjadi bagian penting dari ekosistem keuangan. Setiap minggu, miliaran dolar transaksi sudah mengalir melalui pasar prediksi.

Mansour juga mengatakan bahwa berbagai institusi kini memanfaatkan prediction market untuk menghasilkan keuntungan, melindungi diri dari risiko dunia nyata, serta memprediksi kemungkinan peristiwa yang akan terjadi. Bahkan media besar seperti CNBC, CNN, Bloomberg, dan Fox kini mulai menyebut data dari pasar Kalshi bersamaan dengan indikator pasar tradisional.

Masih ada ketidakpastian regulasi

Meski demikian, CEO Clear Street menekankan bahwa perusahaannya tetap berhati-hati karena regulasi mengenai prediction market di Amerika Serikat masih belum sepenuhnya jelas. Saat ini juga terdapat sejumlah gugatan hukum yang diajukan regulator negara bagian terkait aktivitas di sektor tersebut.

Beberapa isu utama yang menjadi perhatian adalah pasar prediksi yang berkaitan dengan olahraga, yang berpotensi dikategorikan sebagai taruhan olahraga, serta risiko perdagangan orang dalam (insider trading) karena cakupan topik yang luas di platform prediction market.

Awal pekan ini, para eksekutif dari bursa besar seperti Nasdaq dan CME Group juga meminta adanya kejelasan regulasi agar adopsi prediction market di Amerika Serikat dapat berkembang.

CEO Nasdaq, Adena Friedman, menyatakan bahwa pasar akan berkembang lebih sehat jika terdapat regulasi yang konsisten, karena hal tersebut juga membantu melindungi investor.

Saat ini, Commodity Futures Trading Commission mengklaim memiliki kewenangan utama dalam mengawasi sektor ini, sementara Securities and Exchange Commission juga menyatakan akan memiliki peran dalam pengaturan pasar prediksi.

Picture of pediadmin

pediadmin

You may also like