Proyek Kuantum Bernilai Miliaran Dolar PsiQuantum baru saja memulai pembangunan fasilitas komputasi kuantum raksasa di Chicago yang dirancang untuk menampung komputer berkekuatan 1 juta qubit. Proyek yang didanai sebesar $1 miliar dan berkolaborasi dengan Nvidia ini akan menciptakan superkomputer AI generasi berikutnya. Dari segi ukuran, para ilmuwan menyebut bahwa kekuatan sebesar ini secara teoritis mampu meretas sistem kriptografi yang melindungi Bitcoin.
Tidak Ada Niat untuk Menyerang Bitcoin Meskipun teknologinya berpotensi menembus keamanan blockchain, para pendiri PsiQuantum (Terry Rudolph dan Peter Shadbolt) menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak berencana menggunakan komputer tersebut untuk menyerang jaringan Bitcoin atau mencuri kunci privat (private keys).
Reaksi Komunitas dan Pengembang Bitcoin Kehadiran teknologi ini memicu perdebatan di kalangan komunitas kripto:
- Kekhawatiran vs. Ketenangan: Sebagian pihak khawatir jaringan Bitcoin senilai $1,4 triliun akan terancam. Namun, pakar seperti CEO Blockstream, Adam Back, meyakini bahwa komputer kuantum belum akan menjadi ancaman nyata bagi Bitcoin setidaknya dalam satu dekade ke depan.
- Langkah Antisipasi: Saat ini, para pengembang Bitcoin sudah mulai mendiskusikan kemungkinan melakukan peningkatan sistem (seperti hard fork) untuk menangkal ancaman kuantum di masa depan.
Seberapa Rentan Bitcoin Saat Ini? Secara teknis, Bitcoin yang paling berisiko adalah koin-koin dari dompet lama yang tidak pernah melakukan transaksi sejak awal diciptakan (dikenal sebagai UTXO). Meskipun riset terbaru memperkirakan sekitar 100.000 qubit diperlukan untuk menjebol sistem keamanan yang lebih kuat dari Bitcoin, komputer kuantum terbesar saat ini (di Caltech) baru memiliki kapasitas sebesar 6.100 qubit.
Dampak Pasar yang Minim Menenangkan kekhawatiran yang ada, riset dari CoinShares pada bulan Februari menunjukkan bahwa hanya sekitar 10.230 BTC (bernilai sekitar $728,2 juta) yang benar-benar rentan terhadap serangan kuantum. Jika pun jumlah tersebut diretas dan dijual ke pasar, dampaknya hanya akan terlihat seperti aktivitas perdagangan rutin dan tidak akan menghancurkan harga Bitcoin secara keseluruhan.









